Mengetahui Jenis Jenis Asuransi Kendaraan

Dwindo.id – Memiliki kendaraan membuat Anda merasa mudah untuk menjalankan Anda setiap hari. Terutama untuk anda yang lebih banyak bertugas ke kluar kantor, menggunakan kendaraan pribadi Anda. Keselamatan kendaraan dan Anda pastinya sudah harus diperhitungkan. Menginat perubahan cuaca yang cukup signifikan yang bisa membuat kendaraan Anda rusak bahkan hancur tak bersissa

Menurut Mabes Polri Kombes Pol Unggul Sediantoro selaku Kepala Bidang Manajemen Operasional Rekayasa lalu Lintas Korp Lalu Lintas, merujuk pada data Korps Lalu Lintas Mabes Polri hingga September 2015 jumlah kasus kecelakaan lalu lintas mencapai 23.000 kasus. Melihat rekaman data tersebut, Anda wajib segera mencari asuransi sehingga hal sekecil apa pun yang berakibat buruk pada kendaraan Anda bisa dijamin oleh perusahaan asuransi

Maka dari itulah, penting untuk Anda untuk melindungi kendaraan Anda dengan asuransi. Asuransi biasanya memang sudah didapat ketika Anda mengambil kendaraan dengan cara pembiayaan kredit. Secara umum, selama Anda mencicil, asuransi itu tetap melindungi kendaraan Anda sampai kata lunas itu didapat.

Namun, bagi Anda yang sudah selesai masa cicilannya, jangan berkecil hati, masih banyak polis asuransi yang biasa Anda dapatkan untuk kendaraan Anda. Perlu diketahui, jenis-jenis asuransi yang ada di Indonesia ini. Sehingga Anda tepat mengambilnya untuk kendaraan Anda. Akan tetapi, keuntungan atau perlindungan yang didapat untuk kendaraan Anda juga tidak seimbang. Jadi, antara pembayaran dengan apa yang didapat nantinya haruslah seimbang.

Lalu, sebaiknya Anda mengenal terlebih dahulu mengetahui apa saja jenis jenis asuransi kendaraan.

1. Total Lost Only (TLO)

Secara umum Total Lost Only (TLO) berarti jika kehilangan seluruhnya. Yang dimaksud untuk asuransi kenadaraan ini adalah, klaim asuransi dapat dilakukan jika terjadi ‘kehilangan total’ , maksudnya adalah, kerusakan yang terjadi diatas 75% atau kehilangan karena pencurian atau pun karena perampasan dijalan raya atau dimana pun. Bila kerusakan yang dialami kurang dari itu, Anda tidak akan mendapatkan ganti rugi atas kerusakan.

Patokan 75% diambil karena mobil dipastikan tidak dapat digunakan lagi. Kelebihan asuransi jenis ini adalah premi asuransi TLO lebih rendah dibandingkan dengan asuransi all risk.

2.  Asuransi All Risk/Comprehensive

All risk jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia secara umum adalah segala risiko. Asuransi ini disebut juga dengan comprehensive atau keseluruhan.Ini berarti asuransi akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat hingga kehilangan. Berbeda dengan TLO, lecet sedikit saja pada kendaraan Anda, asuransi akan membayarkan klaim asuransi. Hanya saja Asuransi all risk pembiayaannya lebih mahal daripada TLO

Mari sejenak kita lihat, besarnya biaya antara kedua asuransi tersebut

Tabel Besaran Premi Asuransi

Harga MobilAll RiskTotal Lost Only
0 – 100 juta3.00%0.80%
100 – 150 juta2.50%0.80%
150 – 300 juta2.00%0.80%
300 – 500 juta1.75%0.80%
500 – 8001.50%0.80%
>800 juta1.50%0.80%
Truk2.50%0.90%

Untuk premi TLO, nilai asuransi mobil rata-rata 0.80% – 1%. Contoh, jika Anda mempunyai mobil seharga Rp. 200 juta dengan nilai asuransi 0.8%, biaya yang harus dibayarkan adalah :

0,8% x Rp.200.000.000 = 1.600.000

Sementara untuk asuransi all risk nilai rata rata adalah 2% – 3%. Asuransi tertentu bahkan menyediakan nilai asuransi 1.5% untuk kendaraan berharga diatas Rp.500 juta. Untuk perhitungan premi asuransi yang harus dibayarkan jika mengambil rata rata 2% adalah

2% x Rp. 200.000.000 = Rp. 4.000.000

Besarnya biaya premi TLO maupun all risk di atas biasanya masih akan ditambah dengan biaya administrasi yang kurang lebih sekitar Rp.50.000;

Dengan perbedaan biaya yang lumayan signifikan akan menyulitkan Anda untuk memilih asuransi terbaik sesuai kebutuhan Anda. Namun pertimbangkan, jika semakin tinggi risiko rusaknya sebaiknya TLO yang dipilih. Akan tetapi, jika harga mengalami kerusakan ringan, sebaiknya pilih asuransi all risk  

Jumlah di atas adalah premi murni. Masih ada beberapa risiko yang tidak terlindungi oleh asuransi mobil all risk dan Anda bisa memutuskan untuk memperluas pertanggungan asuransi mobil Anda. Perluasan pertanggungan ini meliputi kemungkinan yang akan dialami oleh  kendaraan, seperti yang disebabkan oleh:

  1. Banjir
  2. Kerusuhan
  3. Gempa bumi/tsunami
  4. Sabotase/terorisme
RisikoPremi

All Risk

Total Lost Only
Tsunami dan gempa bumi0.15%0.05%
Banjir0.35%0.13%
Kerusuhan0.35%0.13%
Terorisme dan sabotase0.15%0.05%

Tabel Perluasan Jaminan Kami menyarankan untuk mengambil asuransi kendaraan all risk jika memang itu yang dibutuhkan demi kenyamanan Anda dalam berkendara, walaupun sedikit lebih mahal. Namun, Anda akan mendapat hal yang setimpal dengan apa yang Anda bayarkan ke perusahaan asurans tersebut, ditambah dengan perluasan jaminan, mengingat kondisi terakhir yang kemarin baru saja terjadi.Kerusakan atau kehilangan karena hal-hal tersebut di atas sangat mungkin terjadi di Indonesia, khususnya DKI Jakarta. Besaran rate asuransi kendaraan masing-masing perluasan ini berbeda-beda. Secara umum, kurang dari 0.5%.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Hallo!

Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan klik whatsapp di bawah ini!

× Ada yang bisa kami bantu?